Visitor: 

CHRISTOPHER

Christopher Melky Tanujaya (16 Tahun) ditikam orang tidak dikenal di Jalan Pluit Selatan, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin 5 Desember 2011 sekitar pukul 19.00. Dua tikaman di leher bagian kiri, satu di leher kanan, dan satu di punggung membuatnya rebah. Nyawa Christopher tidak terselamatkan setibanya di rumah sakit.

Secara terpisah, ibunda Christopher, Norma Susilo, mengatakan, setahun terakhir anaknya sekolah di Singapura. ”Dia dapat beasiswa bersekolah di St Joseph’s Institution,” kata Norma. Beasiswa itu didapatkan setelah Christopher berhasil merebut perak bidang matematika dalam Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2009. Christopher pulang ke Jakarta pada 11 November lalu karena sekolahnya libur. Di Jakarta, dia sering berkumpul dengan kawan-kawan penerima beasiswa.

”Senin kemarin, dia pamit bermain futsal dan makan-makan karena ada kawannya yang berulang tahun ke-17. Dia sempat main game bersama temannya. Saya masih kontak-kontak terus dengan dia,” ujar Norma. Seusai acara berkumpul bersama kawan-kawannya, anak kedua dari tiga bersaudara ini memilih pulang dengan busway dan berhenti di Halte Pluit Junction. Dari situ, dia jalan kaki ke rumah. Dalam perjalanan menuju ke rumah itulah, Christopher ditikam.

Kepala Unit I Bunuh Culik Subdirektorat Umum Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Budi Hermanto, mengungkapkan, pembunuh Christopher Melky Tanujaya (16) dilakukan penodong. Ybs ditikam beberapa kali oleh pelaku karena berteriak minta tolong.

Christopher ditodong pelaku. Karena terkejut dan ketakutan, korban mencoba lari, tetapi pelaku terus mengejar korban. Pelaku mengejar karena korban berlari sampil berteriak minta tolong sehingga pelaku melakukan penusukan secara membabi buta yang akhirnya mengenai leher dan punggung korban.

Korban yang berlumuran darah masih mampu berlari ke tepi jalan dan berupaya memberhentikan kendaraan yang lewat, termasuk sebuah bajaj. Namun, tidak ada yang berhenti. Akhirnya, seorang pengendara motor berhenti dan menolongnya.

”Pengendara motor ini melihat korban melambai-lambaikan tangannya di pingir jalan itu, tetapi tidak ada kendaraan yang berhenti. Pengendara ini sempat melewati korban dan segera balik arah kembali ke korban karena melihat korban berlumuran darah,” ujarnya.

Ayah korban, Stephanus Hans Tanujaya, mengungkapkan, keluarga tak menaruh curiga kepada pihak siapa pun atas kejadian itu. ”Di lingkungan tempat tinggal, lingkungan kerja saya sebagai broker properti, saya tak pernah terlibat konflik. Malah kami cukup aktif di lingkungan tempat tinggal sebagai pengurus RT,” katanya.

 

--------WAWANCARA TEAM NIKITACAREMINISTY SAAT KUNJUNGAN ----------

melky

NCM : Apakah sebelumnya ada firasat ?

Jawab : Tidak ada firasat sama sekali, tadinya jam 8 pagi tgl 5 des 2011, pergi kerumah teman mau les inggris, papinya tadinya mau mengantar, tapi tidak jadi. jadi diantar supir kerumah teman, selesai les inggris melki lalu main futsal bersama teman-teman, Jam 1 siang Pergi ke Puri mall, dan makan dihanamasa, langsung main games dipuriland sampai jam 17:30, melki lalu pulang naik busway. padahal temannya sudah melarang agar melki tidak naik bus, tapi tidak didengarkan waktu itu.
 

NCM : Sebelum Kejadian, apa yg dilakukan Melki (ada rencana akan bagaimana) ?
Jawab : Tgl 23 Januari Ultah yg ke 17 Tahun, hadiahnya mau berlibur ke australia pada tgl 17 Desember (sudah beli tiket dan barang2 juga sudah dipacking) lalu tgl 2 Jan baru balik ke singapore

NCM : Apa yang paling berkesan / Kenang-kenangan yg paling berkesan?
Jawab : Pada saat melki berkata (baik lewat telpon atau bb) kepada maminya bahwa ia mendapatkan mendali olympiade matematika disingapore itu untuk menyenangkan hati mami; dan saya menjawabnya dengan hati gembira "Semua ini karena berkat Tuhan selalu menyertaimu dalam segala hal"

NCM : Siapa yang pertama memberitahu mengenai keadaan melki?

jawab : Teman-teman sekolah IPEKA, sebelum datang ke Rumah Sakit, Satpam yang menolongnya memberitahu bahwa darahnya masih mengalir di lehernya, dan segera dikasih alat untuk nafas buatan agar cepat tertolong.

NCM : Apakah Pembunuhnya tertangkap? barang apa yang masih ada setelah melki meninggal? apa ibu juga sudah memaafkan orang yang membunuh melki?

Jawab : Pembunuhnya sudah tertangkap, saya juga sudah memaafkan orang yg sudah membunuh melki, ada satu kejadian yang sedikit aneh menurut saya karena Melki adalah anak yang taat beribadah dan aktif digerejanya saat disingapore. rencananya Melki mau balik ke singapore sebentar baru balik ke indo lagi lalu pergi ke australia dengan saya (maminya), tetapi setiap tantenya ingin pesan tiket, entah mengapa selalu batal/diundur terus bahkan sampai 5 atau 6x, akhirnya tiket itupun didapat untuk tgl 1 hari sesudah melki meninggal, terus terang saya sangat shock, karena semua baju sudah dipacking untuk besok berangkat ke australia disana kita rencana akan melihat sekolah untuk melki kuliah nanti. terpaksa dibatalkan karena musibah ini (walaupun hanya tiket melki saja yg bisa direfund, tiket saya hangus) ini mungkin sudah suatu tanda bahwa melki memang ditakdirkan untuk meninggal di jakarta.


NCM : Apakah Ibu Menyalahkan Tuhan?
jawab : Saya tidak meyalahkan Tuhan. hanya bertanya kenapa sampai terjadi pembunuhan sadis begini, apa salah melki (selama ini tidak ada musuh) dan apa salahku? awalnya saya tidak terima, tetapi akhirnya saya menerima dan mengiklaskan kepergian melki. manusia hanya bisa berencana tetapi tuhan yang menentukan. saya hanya berharap agar tidak ada kejadian seperti ini terulang lagi kepada anak-anak lainnya.


NCM : Hal apa yang membuat ibu menjadi Kuat?
Jawab : Salah satunya karena dikunjugi oleh team NCM (bersama ibu Merry,ibu Endang dan juga ibu husni) saya terasa lebih tegar dan lebih kuat, ada penghiburan dari sesama wanita yang mengalami hal yang sama (kehilangan anak tercinta)

melky-potoNCM : Puji Tuhan, setelah mendengar sharing dari kita bertiga; Ibunda melki akhirnya semakin kuat dan tegar, kita semua tahu ada maksud Tuhan dibalik semua peristiwa ini, lewat pengalaman kita.. Tuhan memakai sebagai saksinya untuk menjadi terang dan garam juga memberi dampak terutama bagi orang2 yang berduka; sehingga mereka bisa menerima penghiburan dan kekuatan Melalui Kisah dan pengalaman hidup kita. TUhan Yesus Memberkati kita Semua